Postingan

Pidato Calon Presiden Terpilih Jokowi, Sentul, 14/7/2019

Gambar
Pidato Presiden Terpilih “Visi Indonesia” 14 Juli 2019 Assalamuallaikum wr. Wb Salam sejahtera bagi kita semua Om swastiastu Namo buddhaya Salam kebajikan Bapak, Ibu, saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Seluruh rakyat Indonesia yang saya cintai. Hadirin yang berbahagia. Kita harus menyadari, kita harus sadar semuanya bahwa sekarang kita hidup dalam sebuah lingkungan global yang sangat dinamis! Fenomena global yang ciri-cirinya kita ketahui, penuh perubahan, penuh kecepatan, penuh risiko, penuh kompleksitas, dan penuh kejutan, yang sering jauh dari kalkulasi kita, sering jauh dari hitungan kita. Oleh sebab itu, kita harus mencari sebuah model baru, cara baru, nilai-nilai baru dalam mencari solusi dari setiap masalah dengan inovasi-inovasi. Dan kita semuanya harus mau dan akan kita paksa untuk mau. Kita harus meninggalkan cara-cara lama, pola-pola lama, baik dalam mengelola organisasi, baik dalam mengelola lembaga, maupun dalam mengelola...

Sejarah Tahlilan

SEJARAH LAHIRNYA TAHLILAN DALAM UPACARA KEMATIAN, KHUSUSNYA DI TANAH JAWA, INDONESIA. Oleh: Sangadji EM (Tulisan ini tdk bertujuan utk menohok pihak tertentu, tapi sebagai kajian ilmu agar kita paham sejarah lahir'y Upacara Tahilan)K Perintis, pelopor dan pembuka pertama penyiaran serta Pengembangan Islam di Pulau Jawa adlh Para Ulama/Mubaligh yg berjumlah sembilan, yg populer dgn sebuatan Wali Songo. Atas perjuangan mereka, berhasil mendirikan sebuah Kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa yg berpusat di Demak, Jawa Tengah. Para Ulama yg sembilan dlm menyiarkan dan Mengembangkan Islam di Tanah Jawa yg mayoritas penduduk'y Beragama Hindu dan Budha mendapat kesulitan dlm membuang Adat Istiadat Upacara Keagamaan lama bagi mereka yg telah Masuk Islam. Para Ulama yg sembilan (Wali Songo) dlm menanggulangi masalah Adat Istiadat lama bagi mereka yg telah Masuk Islam terbagi menjadi dua aliran yaitu ALIRAN GIRI dan ALIRAN TUBAN. ALIRAN GIRI adlh suatu aliran yg di pimpin oleh Raden...

Muhammadiyah, Soekarno dan Kunci Kemenangan Jokowi

Gambar
Investigasi   Operasi Rahasia Muhammadiyah dan Jokowi  (Edisi -4 Habis) Masih tercatat dengan jelas ketika Ketua PP Muhammadiyah, DR Haedar Nashir mengulas pertalian Muhammadiyah dengan perjuangan bangsa ini. “Banyak contoh bagaimana Muhammadiyah melahirkan pejuang kemerdekaan,” ujar Haedar di sela pelantikan pengurus Perguruan Tapak Suci Putera Muhammadyah di Yogya Sabtu 27 Oktober 2018. Harmonis dan Dekatnya Muhammadiyah dengan Soekarno Haedar mencontohkan sejumlah pendiri bangsa yang sebenarnya kader Muhammadiyah tulen namun belum banyak diketahui. Misalnya tentang presiden RI pertama Soekarno yang merupakan salah satu murid pendiri Muhammadiyah, Kiai Ahmad Dahlan. Ahmad Dahlan di masa silam kerap bolak balik ke Surabaya, menyambangi kost milik Cokroaminoto. Di tempat itu Ahmad Dahlan mengajar Soekarno dan anak muda pergerakan lain seperti Agus Salim juga Semaun. Sampai akhirnya Soekarno resmi menjadi kader Muhammadiyah di tahun 1930. Bahkan Soekarno setelah itu...

Khilafah Versus Ideologi Pancasila

Minggu, 31 Maret 2019 | 10:55 WIB Tanggapi Imbauan Din Syamsuddin, Ini Penjelasan Dosen UI Soal Khilafah Dosen Filsafat dari Universitas Indonesia, Donny Gahral Adian. VIVA  – Dosen Filsafat Universitas Indonesia, Donny Gahral Adian mengatakan, bahwa paham khilafah memang bertentangan dengan ideologi bangsa yaitu Pancasila.  "Pancasila itu ideologi bangsa, dalam Pancasila terkandung nilai nasionalisme pada sila ketiga dan demokrasi sila keempat," kata Donny dalam keteranganya di Jakarta, Minggu, 31 Maret 2019.  Kata dia, khilafah yang dipertentangkan dengan Pancasila bukan keyakinan melainkan ideologi politik. Ideologi politik yang bertentangan dengan sila dalam Pancasila. "Khilafah yang dipertentangkan bukan keyakinan melainkan ideologi sebuah organisasi yang di banyak negara sudah dilarang," ujarnya.  Mempertentangankan khilafah dan Pancasila sudah tepat dan akurat, sebab Pancasila merupakan ideologi bangsa bukan keyakinan. "Khilafah sebagai ideol...

Ikan Dapat, Air Tidak Keruh

*Kegelisahan KH Faqih Usman * Oleh: Nur Cholis Huda Banyak orang Muhammadiyah aktif di partai Masyumi, bahkan menjadi pimpinan di berbagai tingkatan. Setelah partai ini bubar, banyak yang kembali aktif di Muhammadiyah. KH Faqih Usman, asal Gresik adalah Ketua PP paling singkat, hanya satu minggu karena wafat lalu digantikan Pak AR. Beliau merasa ada sesuatu yang berubah dengan banyaknya orang partai yang kembali ke pangkuan Muhammadiyah. Atmosfer partai politik ikut terbawa masuk. Hal ini karena mereka sudah bertahun-tahun hidup dalam suasana kepartaian. Apalagi waktu itu politik Nasakom sedang berkibar. Maka dalam berbagai perbincangan yang menonjol adalah soal politik dan kekuasaan. Inilah yang mereka minati saat itu. Bukan soal dakwah, pencerahan umat, memajukan amal usaha, pengembangan cabang dan ranting. Jika ini dibiarkan   berketerusan, pikir Faqih Usman, maka pemahaman orang tentang Muhammadiyah akan semakin kabur.  Tahun 1961 PP Muhamamdiyah mengadakan Darul...

Resensi Buku RBK Pahlawan Kayo

Resensi Buku Mangumpua nan Taserak: Biografi RB Khatib Pahlawan Kayo Lihat semua pos milik shofwankarim Mei 23, 2019 Editor ALEX MEDANI & F A UZI Penerbit:   Suara Muhammadiyah Cetakan I, Februari 2019 Pendahuluan Resensi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pertimbangan atau pembicaraan tentang buku, ulasan buku.   Sedangkan kata “mengulas” itu sendiri mempunyai arti memberikan penjelasan dan komentar; menafsirkan (penerangan lanjut, pendapat, dsb); mempelajari (menyelidiki) dan kata “ulasan” mempunyai arti kupasan, tafsiran,   dan   komentar . Resensi berasal dari bahasa Latin , yaitu dari kata kerja revidere atau   recensere . Artinya melihat kembali, menimbang, atau menilai. Arti yang sama untuk istilah itu dalam bahasa Belanda dikenal dengan   recensie , sedangkan dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah review. Tiga istilah itu mengacu pada hal yang sama, yakni mengulas buku. Buku yang kita bicarak a n ini...

Lazismu QR Pay Pertama Sumbar

Bekerjasama dengan BSM, Lazismu Kota Pariaman Launching QR Pay Minggu, 28 April 2019 Direktur Lazismu Abdul Rajab didampingi Pihak BSM serahterimakan penyaluran zakat pada mustahiq yang merupakan pelaku usaha kecil di 4 Kecamatan Kota Pariaman. PARIAMAN  - Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Pariaman salurkan zakat usaha kecil kepada 18 orang warga pariaman sekaligus launching QR Payment kerjasama dengan BSM (Bank Syariah Mandiri) di gedung serba guna Aisiyah Kelurahan Jawi-Jawi II Kota Pariaman, Minggu (28/04). Pada kesempatan ini Direktur Lazismu Kota Pariaman Abdul Rajab mengatakan, penyerahan bantuan modal usaha kecil dengan jumlah Rp 9 juta dan Launching QR Payment merupakan sosialisasi sekaligus memperkenalkan Lazismu secara menyeluruh bagi masyarakat Kota Pariaman. "Dengan adanya pemberian bantuan modal usaha ini kedepannya para penerima tadi baik kader Muhammadiyah, Aisiyah dan warga lainnya yang memiliki usaha, diharapkan tahun depannya ...