Postingan

Menampilkan postingan dengan label #PemimpinMuhammadiyah

Darul Siska, Shofwan Karim, Nurman Agus, A Rahman Chan, Silatrurrahim 05 Feb 2022 Bersama Ketua, PDM dan PDA serta Ortom KB Muhamamdiyah di PDM Tanah Datar

Gambar
#menolaklupa #merebutmemori #shofwankarim #muhammadiyah #darulsiska 

Pengkajian Ramadhan PP Muhammadiyah-UMJ Jakarta, 8-10 Ramadan 1445/18-20 Maret 2024 : "Dakwah Kultural: Perluasan Basis Komunitas dan Akar Rumput Muhammadiyah"

Gambar
 

Kiprah 111 Tahun Muhammadiyah, Ini Datanya

Gambar
Kiprah 111 Tahun Muhammadiyah, Ini Datanya YOGYAKARTA  – Pada 2023 Muhammadiyah telah menginjak usia 111 tahun, sejak awal berdiri pada 1912 silam Muhammadiyah tidak berhenti ikhtiar menyelamatkan semesta. Ikhtiar menyelamatkan semesta dilakukan oleh Muhammadiyah melalui berbagai cara, gerakan amal kebajikan seperti mendirikan berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di berbagai bidang. Selain AUM, kiprah Muhammadiyah menyelamatkan semesta juga melalui penguatan jaringan dari pusat sampai ranting, dari nasional hingga global. Muhammadiyah juga hadir pada kegiatan kemanusiaan universal. Data terbaru kiprah Muhammadiyah sebagaimana merujuk dari Sekretariat PP Muhammadiyah pada (18/11) dalam Milad 111 Muhammadiyah, sebagai berikut: Wilayah Muhammadiyah (PWM) : 35 Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM)  : 475 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM)  : 3.947 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM)  :14.670 Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) : 30 Unsur Pembantu Pimpinan (UPP) :...

KH. Mas Mansoer, Ketua PP Muhammadiyah yang Syahid di Penjara

KH. Mas Mansoer, Ketua PP Muhammadiyah yang Syahid di Penjara Tembok tebal berwarna putih mengelilingi lahan seluas 3,5 hektare di Jalan Kasuari, Krembangan, Kota Surabaya. Sebagian besar temboknya sudah kusam, catnya mengelupas dan dihiasi akar pohon beringin yang menjuntai di sana-sini. Tiap-tiap sudut tembok terpampang gardu berkarat seakan menjadi mata yang siaga mengawasi. Siapa sangka di penjara Kalisosok. Di balik terali besi penjara ini ada cerita yang luar biasa tentang seorang yang mempertahankan akidah dan semangat kebangsaannya. Bahkan ketua organisasi Islam terbesar saat itu yaitu Muhammadiyah,  sel-sel tahanan itu menjadi saksi betapa Mas Mansoer menyatakan keteguhannya mempertahankan kemerdekaan dan  keimananannya dari balik jeruji ini. Sel-sel ini juga menjadi saksi bagaimana persahabatan beliau dengan WR Soepratman dan Doel Arnowo. Ruslan Abdulgani menyampaikan bahwa Indonesia ini kuat karena dibangun dari ulama-ulama yang teguh pada prinsip keIslam-an dan keI...