Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2021

Kisah Kesuksesan Nurhayati Subakat, Pendiri Wardah yang Peduli Akan Pendidikan

Gambar
  Kisah Kesuksesan Nurhayati Subakat, Pendiri Wardah yang Peduli Akan Pendidikan Hingga kini, perusahaan yang menaungi merek-merek unggulan seperti  Wardah , Make Over, Emina, IX, dan Putri itu terus berkembang menjadi perusahaan kosmetik lokal yang mendunia dengan lebih dari 10 ribu karyawan serta luas pabrik sekitar 20 hektar. “Pendidikan adalah kunci lahirnya inovasi-inovasi produk kami,” ujar  Nurhayati  saat menjadi pembicara dalam program Fellowship Jurnalisme  Pendidikan  Batch 3 yang digelar Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) bekerjasama dengan Paragon Technology and Innovation, Selasa, 19 Oktober 2021. Sadar akan pentingnya  pendidikan , perusahaan yang didirikan  Nurhayati  sejak 1985 itu memiliki visi untuk memberikan manfaat, salah satunya dengan mendukung kemajuan  pendidikan  bangsa. Lewat program tanggung jawab sosial perusahaannya, Paragon aktif membangun program pergerakan  pendidikan  seperti Good Leader Good Teacher, Wardah Inspiring Teacher, Wardah Scholarshi

Rindu RBK Pahlawan Kayo, Tokoh Nasional Irman dan Gamawan

Gambar
 Padang, Rabu (20/10/2021).  Kerinduan kepada sahabat, senior dan guru kehidupan ber-Muhammadiyah meledak. Kami berkunjung kepada Ketua PWM Sumbar 2005-2010. Beliau adalah Drs. H. Rabain Khatib Pahlawan Kayo. Kami sering menyebut RBK.  Sejak Jumat 15/10/2021, saya sudah di Padang. Marathon dg berbagai kegiatan . Dari BIM ke GDM pada saat kedatangan . Berlanjut koordinasi dan beberapa agenda. Tadi pagi rapat khusus Ketua Suprizen, M.A dan  Sekretaris Thaheransyah, M.A. Korp Muballigh Muhammadiyah (KMM) dg Penasihat PWM dan DP UM Sumbar H. Irman Gusman, S.E., M.B.A. di VIP Room BIM.  Saya, Solsafad dan Wakil Rektor UM Sumbar Dr. Mursal, M.A. mendampingi. Di situ terlibat Ketua STMIK Indonesia Dr. Masyhuri Hamidi dan pimpinan Yayasan STMIK H. Ismail Gusman.  Disepakati untuk kerjasama KMM - STMIK dalam pemanfatan IT untuk   Muballigh dan Pembinaan Mahsiswa STMIK oleh KMM dalam ke-Indonesiaan, ke-Islaman dan Kemuhammadiyahan .  Setelah itu, KMM menyatu dg rombongan yg akan berangkat ke Jak

PONTREN MUTU JAWAB KEINGINAN PIMPINAN WILAYAH MUHAMMADIYAH SUMBAR

Gambar
  PONTREN MUTU JAWAB KEINGINAN PIMPINAN WILAYAH MUHAMMADIYAH SUMBAR pontrenmutu Oktober 17, 2021 Uncategorized Talu, 10 Rabiul Awal 1443 H/17 Oktober 2021 M Kunjungan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat bersama Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat di Cabang Muhammadiyah Talu pada hari Ahad, 17 Oktober 2021 dalam rangka persiapan penilaian cabang untuk mengikuti LPCR EXPO Tahun 2022. Rombongan dipimpin langsung oleh Dr. Bakhtiar, M.Ag Wakil Ketua PWM Sumbar, Ki Jal Atri Tanjung, Bapak Adi Barmasa dari LPCR PWM Sumbar. PWM dan LPCR Sumbar menyempatkan diri mengunjungi amal usaha Muhammadiyah yang ada di Cabang Talamau seperti MAM Talu, MTsM, Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Ma’alip Muhamadiyah Talu. Di sela-sela kunjungan tersebut Dr. Bakhtiar, M.Ag menyampaikan bahwa Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat sudah sejak lama mengajak amul usaha pendidikan Muhammadiyah yang ada sekarang seperti MTsM dan MAM untuk bertransformasi

Peletakan Batu Pertama PesantrenMu Parisman

Gambar
 Pertama PesantrenMu Parisman Kamis, 24/10/2021

Afghanistan: Kembalinya Taliban (2)

Gambar
republika.id Afghanistan: Kembalinya Taliban (2) Republika ID 6-7 minutes OLEH  AZYUMARDI AZRA Pasukan AS sudah meninggalkan Afghanistan (31 Agustus 2021); Taliban (‘murid’ madrasah tradisional Afghan) kembali sepenuhnya ke puncak kekuasaan. Diskusi dan perdebatan terjadi di kalangan pemerintahan di Barat dan dunia Muslim. Tanggapan juga muncul di antara pemimpin ormas Muslimin, termasuk di Indonesia. Pembahasan akademik juga ada di antara para ahli  pemikiran dan gerakan Islam (Islamisis) juga sarjana Muslim. Persoalan pertama terkait daya tahan ( viability ) dan keberlanjutan ( sustainibility ) Taliban sebagai rezim penguasa atau pemerintahan. Apakah Taliban dapat membentuk pemerintahan yang bisa menyelenggarakan fungsi dan kewajiban publiknya secara efektif dan efisien?  Masalah kedua, menyangkut Taliban sebagai corak pemikiran dan praksis Islam khas berkembang sejak 1994. Taliban mengalami pasang naik dan surut di tengah berbagai gejolak religio-politik Afghanistan selama lebih 40

Anies Rasyid Baswedan : Biografi

Gambar
  Nama Lengkap : Anies Rasyid Baswedan Lahir : 7 Mei 1969, di Kuningan, Jawa Barat Agama : Islam Orang Tua : Rasyid Baswedan (Ayah) / Aliyah Rasyid (Ibu) Saudara : Abdillah Rasyid Baswedan dan Ridwan Rasyid Baswedan Istri : Fery Farhati Ganis Anak : Mutiara Annisa Baswedan, Mikail Azizi Baswedan, Kaisar Hakam Baswedan, Ismail Hakim Baswedan Biografi Anies Baswedan Anies Baswedan lahir dengan dengan nama lengkap Anies Rasyid Baswedan. Ia dilahirkan pada tanggal 7 Mei 1969 di Kuningan, provinsi Jawa Barat. Anis Baswedan terlahir di keluarga Akademisi. Ia merupakan anak pertama dari Drs. Rasyid Baswedan, S.U. yang bekerja sebagai Dosen Fakultas Ekonomi di Universitas Islam Indonesia. Ibunya bernama Prof. Dr. Aliyah Rasyid, M.Pd. yang bekerja sebagai Guru besar dan Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Negeri Yogyakarta). Anies Baswedan merupakan cucu dari Abdurrachman Baswedan (AR Baswedan). Kakeknya merupakan salah seorang pejuang pergerakan nasional dan pernah menja

Pesan Buya Syafii Maarif dan Kedudukan Sastrawan Kita

Gambar
  Pesan Buya Syafii Maarif dan Kedudukan Sastrawan Kita 12 Januari 2020 Oleh: Raudal Tanjung Banua PADA Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat ke-76 (1 Oktober 2021),  Buya Syafii Maarif menyampaikan pandangan dan masukannya dalam Rapat Paripurna DPRD setempat. Dalam kesempatan virtual tersebut, Buya antara lain mengajak semua pihak untuk “membumikan” konsepsi Adat Basandi Syara’/Syara’ Basandi Kitabullah (ABS/SBK). Salah satu parameternya, menurut Buya, kesungguhan pihak terkait membenahi kantong-kantong kemiskinan dan membuat kasus narkoba semakin berkurang. Buya Syafii Maarif juga menyatakan, kekuatan penting provinsi ini sejak dulu adalah potensi perantau. Tentang rantau atau perantau tentu saja sudah sering dibahas. Tapi yang menarik, Buya memberi penekanan khusus atas potensi sastrawan dan budayawannya. “Percayalah, mereka punya kecintaan yang tulus untuk Ranah Minang dan Sumatera Barat, meskipun sebagian lahir di bumi Nusantara yang lain. Kelompok ini punya intuisi yang tajam dibandi

Syeikh Jamil Jambek, Sang Penentang Hukum Adat

Gambar
  Syeikh Jamil Jambek, Sang Penentang Hukum Adat KETIKA usia belasan tahun, Muhammad Jamil Jambek dikenal sebagai parewa (preman) di kampung halamannya, Nagari Kurai, Bukittinggi, Sumatera Barat. Ia keluar masuk kampung sebagai jagoan dengan keahlian pencak silat. Banyak pemuda yang takut berkelahi dengannya. Menyabung ayam, bagian dari tradisi masyarakat Minangkabau kala itu, adalah kebiasaannya. Ia juga pernah mengisap candu. Saking gemarnya mengisap barang haram ini, ia dapat membedakan mana bau rokok dengan bau candu dari kejauhan. Keahlian ini juga yang membuat anak muridnya sering katahuan saat usai mengisap candu. Sejarah kemudian mencatat Muhammad Jamil Jambek, yang juga dikenal dengan sebutan Inyiak Jambek, menjadi ulama terkemuka Minangkabau. Ia paling kritis terhadap adat istiadat dan ajaran tarikat. Dia juga ahli ilmu falak dan pembuat imsyakiah pertama. Dialah yang pertama kali memperkenalkan metode dakwah dengan bertabligh di depan massa. Insyaf dan ke Makkah Jamil Jambek