Postingan

Menampilkan postingan dengan label #MuhammadiyahSB

Darul Siska, Shofwan Karim, Nurman Agus, A Rahman Chan, Silatrurrahim 05 Feb 2022 Bersama Ketua, PDM dan PDA serta Ortom KB Muhamamdiyah di PDM Tanah Datar

Gambar
#menolaklupa #merebutmemori #shofwankarim #muhammadiyah #darulsiska 

Irman Gusman dan Anjadi Gusman Bersama Ibu Aisyiah dan Nasyiatul Aisyiah Sumbar

Gambar
  Padang, Admin (28/6/2024) Irman Gusman memperkenalkan salah seorang di antara tiga anaknya. Irvianjani Audriya Gusman, B.A. baru menyelesaikan studinya di Weinberg College of Arts & Sciences Northwestern University, Illinois Amerika. Kehadiran Anjani, begitu panggilannya mendapat sambutan hangat  dan sayang dari ibu-ibu dan generasi muda Aisyiah.  Anjani bercerita bagaimana ia kuliah di negeri Paman Sam itu dengan teguh memegang ajaran agama dan ibadahnya.  Belajar keras dan sangat sungguh adalah sesuatu yang mutlak menjadi tekadnya dari awal.  Alhamdulillah, ia dapat menyelesaikan kuliahnya tepat waktu. Sekarang ia sudah pula diterima bekerja di salah satu perusahaan multi nasional di Jakarta. Ia pun bertekad pada waktu yang tepat akan melanjutkan studinya ke tingkat master.  Ia berterimakasih kepada ayahanda  Irman Gusman dan ibunda Liestiyana Rizal Gusman yang mendidiknya dengan penuh kasih sayang dan belajar mandiri dalam kehidupan awal ...

Muhammadiyah Tolak Konsesi Tambang, Tatak Ujiyati: Keren Sangat, Lebih Pilih Taat Hukum

Gambar
Muhammadiyah Tolak Konsesi Tambang, Tatak Ujiyati: Keren Sangat, Lebih Pilih Taat Hukum Kamis, 6 Juni 2024 15:46 PM FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Mantan anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Anies Baswedan, Tatak Ujiyati, memberikan apresiasi yang tinggi kepada Muhammadiyah. Baca juga:  Pemindahan Dana Muhammadiyah dari BSI Picu Berbagai Spekulasi Menurut Tatak, ketika banyak universitas negeri menaikkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang memberatkan mahasiswa, universitas yang berada di bawah naungan Muhammadiyah justru menunjukkan kepeduliannya terhadap mahasiswa kurang mampu. "Muhammadiyah keren sangat, ada yang bolehkan mahasiswa miskin bayar pakai pisang dan kain tenun," ujar Tatak dalam keterangannya di aplikasi X @tatakujiyati (6/6/2024). Tatak mengungkapkan kekagumannya terhadap langkah-langkah inovatif Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, serta sikap tegas organisasi tersebut dalam menolak konsesi tambang. "Lalu ini, alih-alih terima suap konsesi tamb...

Mushaf al-Quran Ornamen Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabawi, Mungkinkah?

Gambar
  Mushaf  al-Quran Ornamen  Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabawi, Mungkinkah?  Oleh Efri Yoni Baikoeni Dosen UM Sumbar Berikut tulisan Efri Yoni Baikoeni dari WA ke Shofwan Karim Sabtu, 11/05/2024.  Mushaf Al Qur'an Tulisan Tangan "Al Minangkabawi" Mungkinkah ? Kunjungan ke Studio Mushaf Al Qur'an Betawi dipimpin oleh Bapak Sidup Damiri (65 tahun) di Kelapa dua, Kebun jeruk, jakarta tanggal 11 mei 2024. Tujuan pendirian studio ini adalah menyusun sebuah mushaf yg menampilkan keunikan budaya dan kekayaan budaya daerah Betawi yang diabadikan di lembaran mushaf Al Qur'an. Studio ini sudah menyelesaikan penulisan mushaf Al Qur'an tulisan tangan yang bernama "Mushaf Batawi" melalui kerjasama dengan pemda DKI Jakarta dibawah Gubernur Sutiyoso. Mushaf itu kemudian dicetak terbatas 3000 eks untuk dibagikan sebagai cendera mata. Dibawah pemerintah gubernur Anis Baswedan, saat ini studio sdg menyelesaikan mushaf Al Qur'an Betawi untuk dipersembah...

Peresmian Menara Al Quran oleh Sekum PP Muhammadiyah Prof Dr H A Mu’ti, M.Ed

Gambar
https://www.youtube.com/live/6Xr0_7rzEqs?si=ntKvevS1qXqqrmgW Lt 5 Menara Al Quran PPM Muallimin Sawah Dangka Bukittingg-Adam sires Milan Prof Dr A Mu’ti, M.Ed. 07/01/2024 (PPM Sawah Dangka) https://www.youtube.com/live/6Xr0_7rzEqs?si=0NKKqaxtUreMtv9I

Agung Danarto Ungkap Perbedaan Muhammadiyah dengan Aliran Tasawuf dan Tarekat

Gambar
Agung Danarto Ungkap Perbedaan Muhammadiyah dengan Aliran Tasawuf dan Tarekat MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA –  Muhammadiyah dikenal sebagai organisasi Islam yang rasional, gerakannya terukur. Agama dipandang melalui menggunakan rasionalitas dan juga keimanan yang kuat. Fakta itu menurut Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Agung Danarto menjadi pembeda antara Muhammadiyah dengan aliran tasawuf maupun tarekat Islam yang lebih mengedepankan irfani. Sebagai ahli hadis, Agung menjelaskan bahwa, di aliran tasawuf mimpi bertemu nabi dan mendapat pesan nabi di dalam mimpi itu bisa dikatakan sebagai hadis. Dari hal ini, sudah terlihat sekali perbedaan antara Muhammadiyah dengan tasawuf. “Hadis menurut ulama syariat atau ulama hadis itu pesan, perkataan, atau perbuatan nabi yang dapat diverifikasi melalui jalur sanad,” kata Agung Danarto pada Senin (29/1) dalam khutbah salat duhur di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta. Jalur periwayatan hadis yang dipahami oleh Muhammadiyah berbeda deng...

Peresmian Menara Al Qur'an PP Muallimin Muhammadiyah Sawah Dangka Bukittinggi Agam

Gambar
Lt 5 Setelah Peresmian Menara Al Quran oleh Prof Dr H A Mu'ti, M.Ed. Sekum PP Muhammadiyah (Dok Muallimin)

Kiprah 111 Tahun Muhammadiyah, Ini Datanya

Gambar
Kiprah 111 Tahun Muhammadiyah, Ini Datanya YOGYAKARTA  – Pada 2023 Muhammadiyah telah menginjak usia 111 tahun, sejak awal berdiri pada 1912 silam Muhammadiyah tidak berhenti ikhtiar menyelamatkan semesta. Ikhtiar menyelamatkan semesta dilakukan oleh Muhammadiyah melalui berbagai cara, gerakan amal kebajikan seperti mendirikan berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di berbagai bidang. Selain AUM, kiprah Muhammadiyah menyelamatkan semesta juga melalui penguatan jaringan dari pusat sampai ranting, dari nasional hingga global. Muhammadiyah juga hadir pada kegiatan kemanusiaan universal. Data terbaru kiprah Muhammadiyah sebagaimana merujuk dari Sekretariat PP Muhammadiyah pada (18/11) dalam Milad 111 Muhammadiyah, sebagai berikut: Wilayah Muhammadiyah (PWM) : 35 Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM)  : 475 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM)  : 3.947 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM)  :14.670 Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) : 30 Unsur Pembantu Pimpinan (UPP) :...

W Hefner ttg Muhammadiyah

https://youtu.be/YZGs2sBp77g

Muhammadiyah Kata W Hefner "Bob"

Muhammadiyah

Butuh Ulama Istiqamah

  BUTUH ULAMA ISTIQAMAH Oleh Mansur Anwar Sdrku, akhir2 ini melalui WA terutama, kita sering disuguhkan narasi2, pidato atau ceramah keagamaan dan kebangsaan . Kita sering berbeda dlm menyikapi materi yg disampaikan termasuk gaya/style yg dipertontonkan oleh pematerinya. Ada yg menyukai ulama sejuk tapi adapula yg mengidolakan ulama garis keras . Sebagian umat ada yg tdk simpati malah membenci terhadap ulama yg dianggap garis keras. Kita tentu menyadari bahwa ulama adalah Warasatul Anbiyak (pewaris Nabi) dan harus proporsional dlm menyikapi metode dakwah yg ditampilkannya. Sdrku, dari segi bahasa  istilah "ulama" panas atau garis keras tentunya kurang tepat utk dikembangkan apalagi  yg kita maksudkan adalah ulama Istiqamah dg keyakinan agamanya. Salah seorang yg mungkin bisa kita jadikan referensi adalah Buya HAMKA. Beliau ulama yg SEJUK tapi punya karakter yg amat kokoh tak bisa di tawar2 bila itu menyangkut hal2 prinsip dlm Islam. Dizaman Orde Lama beliau sangat keras m...

Kami Menolak UU Cilaka

Gambar
REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Ketua Muhammadiyah Sumatera Barat Shofwan Karim mengatakan, organisasi PP Muhammadiyah sudah lama menolak Undang Undang Cipta Lapangan Kerja (Cilaka) yang baru saja disahkan oleh DPR RI. Namun, menurut Shofwan, masyarakat tidak harus merespons pengesahan  UU Cilaka  ini dengan melakukan aksi demo. Karena situasi pandemi covid-19 belum berakhir akan berbahaya kepada peserta unjuk rasa sendiri. Karena berkumpul beramai-ramai akan berpotensi membentuk klaster baru penularan covid-19. "Muhammadiyah pusat sudah pernah menemui langsung pimpinan di parlemen untuk tidak mengesahkan UU Cipta Kerja ini. Memang begitu cara yang terbaik. Menyampaikan keberatan dengan mengirim utusan saja. Tidak harus beramai-ramai. Karena kita masih dalam suasana pandemi," kata Shofwan kepada  Republika , Selasa (6/10). Shofwan menyebut aksi unjuk rasa adalah hal yang diperbolehkan apalagi Indonesia merupakan negara demokrasi. Tapi karena masih masa pandemi, unjuk rasa...