Al-Amin: Dialektika Profetis dan Reaktualisasi Etika Kehidupan
Ilustrasi: SK-AI Al-Amin: Dialektika Profetis dan Reaktualisasi Etika Kehidup Oleh Dr. Drs. H. Shofwan Karim Elhussein, BA., MA Ketua PWM 2015-2022; 2000-2005|Rektor UM 2006-2013|Dosen Pascasarjana UM Sumbar | Pengamat & Penulis Esai Muhammadiyah memandang Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai realitas sejarah dan kebudayaan yang terus berproses. Ia tidak menempatkannya semata sebagai perayaan tanggal dalam kalender Hijriah, apalagi sebagai seremoni keagamaan yang selesai ketika mubaligh telah turun mimbar, jamaah pulang dan pengeras suara dimatikan. Maulid justru dapat menjadi sebuah pertanyaan: sejauh mana kecintaan kepada Nabi menjelma menjadi akhlak sosial? Pertanyaan itu menemukan relevansinya kembali hari ini. Di tengah masyarakat yang mudah terbelah oleh perbedaan politik, identitas, informasi digital, bahkan oleh kata-kata yang ditulis tergesa-gesa di media sosial, keteladanan Nabi Muhammad terasa bukan sekadar kisah masa silam. Ia adalah etika yang terus menuntut untuk di...