Postingan

KH. Mas Mansoer, Ketua PP Muhammadiyah yang Syahid di Penjara

KH. Mas Mansoer, Ketua PP Muhammadiyah yang Syahid di Penjara Tembok tebal berwarna putih mengelilingi lahan seluas 3,5 hektare di Jalan Kasuari, Krembangan, Kota Surabaya. Sebagian besar temboknya sudah kusam, catnya mengelupas dan dihiasi akar pohon beringin yang menjuntai di sana-sini. Tiap-tiap sudut tembok terpampang gardu berkarat seakan menjadi mata yang siaga mengawasi. Siapa sangka di penjara Kalisosok. Di balik terali besi penjara ini ada cerita yang luar biasa tentang seorang yang mempertahankan akidah dan semangat kebangsaannya. Bahkan ketua organisasi Islam terbesar saat itu yaitu Muhammadiyah,  sel-sel tahanan itu menjadi saksi betapa Mas Mansoer menyatakan keteguhannya mempertahankan kemerdekaan dan  keimananannya dari balik jeruji ini. Sel-sel ini juga menjadi saksi bagaimana persahabatan beliau dengan WR Soepratman dan Doel Arnowo. Ruslan Abdulgani menyampaikan bahwa Indonesia ini kuat karena dibangun dari ulama-ulama yang teguh pada prinsip keIslam-an dan keI...

PELUNCURAN DAN BEDAH BUKU UMSB PRESS HADIRKAN CENDIKIAWAN LUAR DAN DALAM NEGERI

Gambar
PELUNCURAN DAN BEDAH BUKU UMSB PRESS HADIRKAN CENDIKIAWAN LUAR DAN DALAM NEGERI Peluncuran dan Bedah Buku UMSB Press oleh Akademisi, Cendekiawan dan Ulama dalam dan Luar Negeri Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) meluncurkan dan membedah dua buku sekaligus secara virtual, tanggal 18 Desember 2020. Buku Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar Buya Dr. Drs. H. Shofwan Karim, BA, MA tersebut, berjudul “Islam Sebagai Dasar Negara: Polemik Antara Mohammad Natsir Versus Soekarno” dan “68 Tahun Melukis di Atas Awan: Memoar Biografi Dr. Shofwan Karim”. Peluncuran dan bedah buku terbitan UMSB Press tersebut dihadiri dosen dan sivitas akademika UMSB serta warga Muhammadiyah Sumbar. Acara yang dibuka Rektor UMSB Dr. Riki Saputra MA itu menghadirkan beragam pembicara baik dari dalam maupun luar negeri. Ketua DPD RI 2009-2016, Irman Gusman, SE, MBA yang diundang sebagai pembicara perdana mengungkapkan bahwa Shofwan Karim merupakan sahabat dekat yang...

Irman Gusman: Negara ini Terlalu Banyak Pemimpin, Tapi Sedikit Kepemimpinan

Gambar
  Irman Gusman: Negara ini Terlalu Banyak Pemimpin, Tapi Sedikit Kepemimpinan - Faham Indonesia Irman Gusman: Negara ini Terlalu Banyak Pemimpin, Tapi Sedikit Kepemimpinan JAKARTA  – Mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman mengatakan, pandangan dan pilihan politik boleh saja berbeda, tetapi persahabatan itu abadi sifatnya. Inilah yang diteladankan oleh Natsir dan Bung Karno, meski selalu beberangan tetapi tetap bersahabat. “Soekarno sebagai seorang ideolog dan pemikir politik berpandangan bahwa agama harus dipisahkan dari urusan negara. Bung Karno mengkhawatirkan kalau membawa-bawa agama maka bangsa ini akan bercerai-berai,” kata Irman Gusman yang hadir secara virtual pada acara bedah buku “Islam Sebagai Dasar Negara: Polemik Antara Mohammad Natsir Versus Soekarno” dan “68 Tahun Melukis di Atas Awan, Memoar Biografi Dr. Shofwan Karim,” Jumat (18/12/2020). Sementara Natsir, lanjut dia, sebagai seorang ideolog reformis muslim dan arsitek “negara Islam moderat...

Prof Azyumardi Azra, C.B.E: Mencegah Lngkar kekerasan.

Gambar
 Prof Azyumardi Azra, C.B.E. Mencegah Lingkar Kekerasan

Gaya Hidup Ulama Muhammadiyah

Gambar
http://www.fpptma.or.id/2020/11/gaya-hidup-ulama-muhammadiyah.html?m=1 *🎋Gaya Hidup Ulama Muhammadiyah🌾* Gaya Hidup Ulama Muhammadiyah oleh Nurbani Yusuf, pengasuh Komunitas Padang Makhsyar Kota Batu. PWMU.CO-Saya tak tahu harus berkata apa terhadap Prof Haedar Nashir dan Buya Syafi’i ini. Dua ulama junjungan di sebuah organisasi besar di dunia. Tak ada rubicon, alphard atau mobil mewah lainnya. Cukup kereta api atau mobil xenia butut yang dikendarai bergantian. Hampir semua ulama Muhammadiyah tak butuh pengawalan atau penjagaan dan perlindungan berlapis. Juga tak butuh pembelaan karena hujatan atau celaan dari yang tak suka. Tak butuh buzzer atau influencer agar populer. Juga tak butuh follower untuk menaikkan reputasi. Meski menabalkan sebagai organisasi modern sesungguhya tetap konvensional secara generik. Tetap bersahaja, sederhana dan apa adanya. Merawat urunan, silaturahim, dan kajian-kajian sederhana. Banyak pengamat terkagum-kagum dengan gerakan yang d...

Milad Muhammadiyah bersama PWM

Gambar

RUMAH DI SYURGA PAK AR FACHRUDIN

Gambar
RUMAH DI SYURGA PAK AR FACHRUDIN Di balik pria terhormat, ada wanita terhormat. Di balik pria saleh, ada wanita saleh. Di balik pria  zuhud, ada wanita zuhud. Bayangkan seandainya Pak AR punya istri wanita seleb. Niscaya Pak AR akan pusing tujuh keliling karena permintaan istrinya pasti macam-macam. Ingin tas LV, dompet Hermes, sepatu Gucci, busana-busana branded model mutakhir, dan rumah real estate. Kebayang Pak AR akan pusing memikirkan keinginan istrinya. Karena pusing, Pak AR pun tidak akan tenang. Hidupnya kemrungsung dan sulit tidur. Mana mungkin Pak AR yang hidup hanya dari gaji pegawai negeri sipil (PNS) dengan tujuh anak mau memenuhi keinginan istrinya yang seleb itu? Beruntung. Hal itu tak terjadi pada Pak AR. Allah sudah memasangkan Pak AR dengan wanita yang hebat, Siti Qomariyah. Bu AR – panggilan akrab Ibu Siti Qomariyah -- adalah wanita yang mau hidup sangat sederhana asal suaminya memberi nafkah yang halal. Bahkan bila nafkah dari Pak AR tidak mencukupi,...